SUNNY PRIVATE

Wellcome to SUNNY PRIVATE Blog...
Regards
Me

Tampilkan postingan dengan label Articles. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Articles. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Mei 2014

TENTANG TAS - Original VS Replica

Sunny-Private.blogspot.com

Sedikit pembahasan tentang TAS untuk para ladies yang gemar mengkoleksi tas atau untuk sekedar memberi sedikit pemahaman sebagai referensi. BE SMART SHOPPER! 


Pahami Arti dari Istilah KW

Akhir-akhir ini banyak dijumpai istilah "KW", dan yang saat ini sedang marak adalah penggunaan "KW" untuk tas - yang merupakan tas replika - dari merk-merk ternama. Banyak sekali penafsiran makna istilah KW tersebut, sehingga membingungkan sebagian orang terlebih lagi mereka yang mau belanja online. Sepertinya ada yang harus diluruskan dari pemahaman KW, KW1, KW super atau Semi Ori dan istilah-istilah lainnya. Adapun hal / point-point yang harus diperhatikan oleh para buyers adalah sbb;

1. Apapun tingkatan KW nya, produk KW adalah bukan produk original.

Untuk istilah KW super, KW1, KW2 dan seterusnya, pada point ini yang utama yang harus diPAHAMI oleh buyers adalah bahwa produk KW adalah bukan produk asli. Walaupun dikatakan KW import sekalipun, itu adalah produk tiruan yang produksinya dibuat di luar negeri. Negara yang biasanya banyak membuat produk KW adalah Thailand, Taiwan, Korea dan China.
Apapun tingkat KW nya, isinya tetap PALSU. Oleh sebab itu, akan jauh lebih bijak jika menyebut produk KW tersebut dengan istilah REPLIKA lokal ataupun REPLIKA Import.

2. Tidak ada standarisasi pasti untuk istilah KW.

Tidak adanya badan/lembaga yang ditunjuk/diangkat/ditugaskan untuk menetapkan sebuah produk sebagai "KW" berapa dan atau tidak adanya standar baku untuk Detail dan deskripsi dari kw1, kw2, kw super dan lainnya....
Jika kita berbicara tentang tingkat kemiripan, maka yang diperbandingkan adalah barang replika dan barang original, maka akan sulit untuk membedakan antara KW1, KWsuper, semi super ataupun semi ori, karena produk yang dikatakan dalam kategori tersebut semua "mirip" dalam segi visual dengan produk originalnya (karena memang replika), dan kemiripan tersebut tentunya berbeda bagi setiap individu karena hal ini merupakan aspek penilaian subyektif. Dan "persepsi subjektif" tiap orang bisa berbeda pendapatnya.

Jadi jika buyers ingin membeli sebuah produk Replika/KW, be smart shopper, jangan menilai sebuah barang dari kata "KW" yang dikatakan penjual, sebaiknya pembelian lebih didasarkan kepada :
1. Detail bahan
2. Tempat/daerah produksi
3. Perlengkapan produk
4. Dan sebagainya

" Sehingga tolak ukur dan persepsi antara penjual dan pembeli ada patokannya. Misalnya jika ternyata si penjual mengatakan bahwa bahan dibuat dari kulit Martin, ya Anda tinggal browsing saja di google, kulit martin itu cirinya seperti apa dan kualitasnya bagaimana. Lebih real kan? Daripada Anda harus bertanya :"itu KW apa Original?", kemudian si penjual bilang :"itu KW super", trus Anda pasti jadi bingung dan nanya lagi "Superman apa Super Mario?". Halaaahh hehehee " (@http://tasfashionzara.blogspot.com/)

Lebih praktisnya, produk REPLIKA kita kategorikan sebagai berikut:

1. (RL) Replika Lokal

Replika lokal artinya produk atau barang dibuat di dalam negeri yang menyerupai aslinya. Produk replika ini dipasarkan dengan harga yang sangat terjangkau. Sehingga lebih banyak diminati oleh para konsumen dalam negeri.

2. OEM (Original Equipment Manufacturer)

Suatu perusahaan yang memproduksi dan menjual barang atau produknya kepada penjual lain untuk dipasarkan. Kadang-kadang si penjual kedua juga disebut sebagai OEM. Penjual kedua umumnya memberikan nilai tambah pada produk-produk tersebut dengan memberikan label ataupun menggabungkannya dengan produk-produk yang mereka buat sendiri. Istilah lain dari OEM ini adalah VAR (value added remarketers) serta ISO (independent sales organization)

3. OC (Original Cina)

Barang atau produk ini artinya semua produksi dan bahan pembuatan tersebut berasal dari Cina. Cina memang terkenal sebagai negara yang paling banyak memproduksi produk replika.

Nama Bahan Tas Berdasarkan Kualitasnya

Bahan pembuat tas dalam kategori secara kualitas bahan pembuat tas yang biasanya digunakan untuk produk replikadapat dibagi dalam 3 kategori High Quality, Medium Quality dan Low Quality, adapun dijelaskan sebagai berikut ;

1. High quality

Yang termasuk kedalam kategori kualitas tinggi adalah :
  • Mbtech
  • Oscar super
  • Murano
  • Platinum 
Bahan-bahan tersebut sangat cocok digunakan untuk membuat tas wanita, keunggulan dari bahan ini adalah awet dan tidak mudah pudar warnanya. Serta jika di raba, bagian permukaaannya lembut.

2. Medium quality

Yang termasuk kedalam kategori kualitas menengah adalah :
  • Virotec
  • Carviero
  • Martin
  • Suede
  • 600D 
Bahan-bahan tersebut banyak digunakan untuk membuat tas wanita dan tas distro. Beberapa diantaranya memiliki permukaan yang agak lembut.

3. Low quality

Yang termasuk kedalam kategori kualitas rendah adalah :
  • Cemara
  • Kanvas
  • Vinil
  • Parasit 
Bahan ini biasa digunakan untuk membuat tas ransel, tas kamera dan tas anak-anak. Karakter dari bahan-bahan tersebut adalah tipis dan permukaannya kasar.

So Buyers... Jika membeli produk replika, lebih baik menilainya dari bahan yang digunakan lalu detail lain seperti Jahitan, aksesoris dan lainnya. Jadikanlah pembelian anda menjadi sesuatu yang Worthed.


Beberapa Jenis Bahan Tas :

Kulit. Ini adalah bahan tas yang mewah dan berkelas. Tas branded yang terbuat dari kulit sangat banyak dicari khususnya oleh kalangan menengah ke atas. Leather bag atau tas kulit sangat cocok digunakan untuk ngantor. Bahannya yang tebal dan kuat juga menjadi alasan mengapa bahan ini sangat digemari.

Sintetis. Tidak sedikit merk-merk ternama seperti LV (Louis Vuitton), Givenchy, dan Prada menggunakan bahan sintetis karena terlihat manis dan trendy untuk dijinjing ke manapun, baik untuk ngampus, ngantor, ke pesta, jalan-jalan, dan berbagai acara.

Polyester. Chanel, merk tas terbaik saat ini, menyediakan berbagai jenis tas berbahan polyester nylon. Begitupun dengan merk-merk lainnya.

Suede. Bahan tas lainnya yang sering kita jumpai adalah suede. Berbeda dengan leather atau kulit, suede itu jenis bahan kulit yang lunak dan lembut.

10 PERBEDAAN TAS BERMEREK DENGAN TAS KW 1 DAN 2

Kenapa tas KW bisa lebih murah harganya di bandingkan dengan tas Bermerek,banyak orang beranggapan bahwa secara penampakan dari luar memang hampir sama padahal ada banyak hal mendasar yang membuat tas Kw bisa lebih murah.
Harga adalah salah satu parameter mendasar yang akhirnya menjadi alasan utama bagi konsumen untuk memutuskan membeli tas, dengan alasan harganya lebih murah tetapi setelah beberapa hari dipakai baru lah konsumen menyadari kenapa tas Kw yang di beli cepet rusak,sobek,resleting macet,tali putus dll.
Oleh karena itu akan coba baca beberapa penjelasan berikut mengenai perbedaan tas Bermerek dengan Tas Kw 1 dan 2 kenapa bisa sangat jauh perbedaan harganya,sehingga konsumen bisa mendapatkan penjelasan yang sebenar benarnya untuk bisa memutuskan harus membeli tas kategori yang mana yang tentunya dengan segala kelebihan dan kekurangannya masing masing, agar konsumen tidak merasa di bodohi/dibohongi dengan barang yang dibeli.

1.   BAHAN UTAMA YANG DIPAKAI
  • Tas Bermerek menggunakan bahan dengan kwalitas lebih baik secara penggunaan benang yang digunakan, teknik pertenunannya, finising proses, coating bawah kain menggunakan plastik/pvc/coating fresh order atau baru, bukan hasil daur ulang sehingga hasilnya lebih solid, water proof, water repelent, tidak mudah sobek dan tidak mudah pecah pada bagian lateks atau coating bawah kain nya.
  •  Tas Kw menggunakan bahan baku yang sama atau hampir sama atau mirip dengan Tas Bermerek yang tentunya banyak hal-hal yang di kurangi dalam proses produksinya baik mulai proses Spinning, Weaving sampai dengan proses Finisingnya seperti proses coating lapisan dalam menggunakan bahan plastik/PVC daur ulang sehingga hasilnya berbeda baik di gramasi, handling, maupun ketahan air dan mudah pecah latek/bagian coatingnya sewaktu di pakai, tetal benang per inci yang lebih sedikit sehingga konstruksi anyamannya mudah sobek penggunaan zat warna yang lebih murah sehingga mudah pudar warnanya dll.
Banyak orang tidak menyadari akan hal ini terutama jika tas yang di buat di lapis dengan bahan lain sehingga tidak keliatan kekurangan dari tas Kw ini tetapi kalau kita amati lebih lanjut baru kita akan menyadari akan kekurangan dan perbedaan nya.

2.   BAHAN LAPISAN DALAM
  • Tas bermerek menggunakan bahan lapisan dalam hampir semua bagiannya dan bahan yang di gunakan biasanya adalah bahan yang lebih tebal dan kuat seperti torin, saten dll.
  • Tas Kw jarang sekali menggunakan lapisan dalam dan seandainya menggunakan pelapis pun bahan yang digunakan adalah bahan dengan kwalitas yang lebih murah Hal  ini akan berakibat pada harga yang bisa lebih murah karena ada komponen bahan baku yang di kurangi dan penampakan dalam tas akan keliatan tidak rapih, hal ini tidak banyak di sadari oleh konsumen karena bahan lapis terletak di dalam tas sehingga jarang di perhatikan oleh konsumen sewaktu membeli tas, karena banyak dari konsumen kita berfokus pada tampilan luar dari tas yang akan di beli.

3.   TEKNIK JAITAN
  • Tas Bermerek menggunakan teknik jaitan yang teliti dan lebih kuat baik kerapian, jarak stik antar benang, jenis benang yang digunakan. 
  • Tas Kw teknik jaitnya asal-asalan,jarak stik antar benang renggang jenis benang yang di gunakan dengan kwalitas yg lebih rendah. Hal ini menyebabkan tas mudah robek dan ongkos jait tas Kw yang jauh lebih murah dibandingkan dengan tas bermerek.

4.   RESLETING
  • Tas Bermerek menggunakan bahan resleting dengan bahan baku yang lebih kuat, tetal benang anyaman/rajut yang lebih rapat, teknik anyaman yang lebih kuat.
  • Tas Kw menggunakan bahan baku resleting dengan bahan baku yang lebih murah tetal benang yang lebih renggang dan teknik anyaman biasa. Hal ini menyebabkan resleting cepat robek dan sering macet sewaktu di pakai.
Banyak konsumen tidak menyadari akan hal ini, konsumen akan menyadari hal ini jika tas yang di pakai resletingnnya sobek atau macet.

5.   KEPALA RESLETING
  • Tas Bermerek menggunakan kepala resleting dengan bahan baku logam yang lebih kuat dan spesial order di tandai dengan adanya logo atau identitas dari merk tersebut dan juga sering kali menggunakan ukuran kepala resleting ukuran yang lebih besar,ukuran 8 atau 10.
  • Tas Kw menggunakan resleting yang di beli di pasaran yang tentunya bahan baku dan kualitas yang digunakan biasa biasa aja dan seringkali ukuran yang di gunakan adalah kepala resleting dengan kepala 5.
Hal ini menyebabkan harga Kepala Resleting Kw harganya jauh lebih murah dari kepala resleting bermerek.

6.    BUSA PUNGGUNG
  • Kebanyakan atau sebagian besar dari tas bermerek menggunakan busa punggung baik polyfoam maupun busa sehingga nyaman dan empuk sewaktu di pakai bahkan ada dari sebagian dari tas bermerek menggunakan busa punggung yang di embos sehingga penampakannya lebih elegan dan lebih nyaman di pakai
  • Tas Kw jarang sekali menggunakan busa punggung. Hal ini menyebabkan tas kw lebih murah dan lebih tipis penampakannya sewaktu di pakai dan juga menyebabkan bagian punggung  mudah robek karena hanya satu lapis bahan yang dipakai. 

7.   STRIP/BUNGKUS ANTAR SAMBUNGAN
  • Tas Bermerek menggunakan strip atau bungkus antar sambungan bagian tas yang di jait sehingga penampakannya akan lebih rapis dan menambah kekuatan dari jaitan tas antar sambungan dan bahan strip yang di gunakan adalah bahan strip dengan kwalitas yang lebih baik dan lebih kuat.
  • Tas Kw jarang sekali menggunakan strip atau bungkus antar sambungannya seandainya menggunakan strip pun hanya bagian atas atau bagian yang keliatan saja kadang hanya setengan bagian atas saja yang di kasih strip.
Hal  ini menyebabkan penampakan tas kw tidak rapih karena akan keliatan sambungan antar bagiannya,jaitan antar sambungan yang mudah sobek karena cuma satu kali di jait dan tentunya harga yang lebih murah karena ada komponen yang di kurangi.

8.   WEBBING
  • Tas bermerek menggunakan webbing atau tali tas dengan kwalitas bahan baku anyaman/rajutan,tetal benang dan teknik rajut yang lebih kuat dan lebih baik.
  • Tas kw menggunakan webbing dengan bahan baku,anyaman tetal benang dan teknik rajut biasa biasa saja dan banyak effisiensi dan penggurangan baik dari bahan baku maupun teknik pengerjaannya.
Hal ini menyebabkan webbing atau tali gampang robek atau lepas sewaktu di pakai.

9.   SLOT/RING JALAN/AKSESORIS PLASTIK
  • Tas bermerek menggunakan bahan baku untuk aksesoris Asetal atau PVC atau Biji Plastik murni bukan biji plastik daur ulang bahkan sebagian tas bermerek menggunakan logo atau tulisan dari merk mereka yang biaya produksinya lumayan mahal terutama untuk cetakan atau molding nya.
  • Tas kw hanya menggunakan aksesoris yang ada di pasaran tanpa merek yang harganya jauh lebih murah dari aksesoris tas bermerek.
Hal ini menyebabkan kaitan atau fungsi aksesoris gampang pecah atau patah.

10.  SABLON/BORDIR
  • Tas bermerek menggunakan bahan baku, matrial dan teknik sablon yang berkulitas sehingga sablon yang tahan lama dan penampakan yang lebih hidup dan untuk teknik border-pun sticing yang di gunakan lebih rapat dan solid sehingga bordiran yang di hasilkan lebih kuat solid dan nampak lebih hidup.
  • Tas kw menggunakan bahan baku, matrial dan teknik sablon yang lebih murah sehingga hasilnya sablon mudah lepas atau pudar warnanya.
Demikian 10 hal perbedaan antara tas bermerek dengan tas kw,sehingga konsumen punya gambaran dan informasi tambahan sebagai bahan pertimbangan untuk memutuskan dalam membeli atau memilih tas.
Dari 10 hal di atas bisa di simpulkan jika kita membeli tas kw konsekuensinya kwalitas yang di dapatakan tidak maksimal atau biasa biasa saja hal ini akan menyebabkan tas mudah rusak atau sobek walaupun tentunya harga lebih murah, dan sebaliknya untuk tas bermerek kita akan mendapatkan tas dengan kwalitas yang lebih baik dan kemungkinan besar lebih kuat yang tentunya harus di bayar dengan harga yang lebih mahal.

Selasa, 20 Agustus 2013

Kamus Jenis - Jenis Sepatu Wanita

Sunny-Private.blogspot.com


Di saat fashion menjadi sebuah tuntutan hidup, perannya yang hanya sebuah alas kaki pun bergeser menjadi pelengkap penampilan. Sepasang sepatu tidak hanya mentransformasi penampilan, tetapi juga membantu Anda mendapatkan perhatian publik. Jadi, sudah saatnya Anda memperhatikan sepatu yang cocok dengan busana dan aksesori yang dikenakan.
Untuk mengetahui sepatu-sepatu yang cocok untuk Anda dan sebelum berbelanja, tidak ada salahnya mengetahui jenis-jenis sepatu yang bisa menunjang penampilan.



1. The Ankle Strap Shoes

 
 Jenis sepatu ini memiliki satu atau dua tali pada pergelangan kaki yang dapat dikencangkan. Selain berfungsi untuk mengencangkan sepatu, tali ini juga berfungsi sebagai pemanis pergelangan kaki. Sepatu
Ankle Strap ini cocok dipakai oleh wanita dengan kaki yang kurus dan panjang.
Jika ingin menghadiri pesta sehabis jam kerja, tidak perlu khawatir, karena sepatu ini cocok digunakan ke kantor, dan untuk menghabiskan malam saat berkumpul bersama kolega-kolega bisnis atau teman-teman sehabis bekerja seharian.

Anda dapat memadupadankan sepatu ini dengan rok mini, rok pencil selutut, dan gaun cantik. Tapi, sepatu ini tidak cocok saat dipadukan dengan loose jeans (jeans longgar), celana kargo, harem, celana panjang dengan siluet lurus yang lebar. 





2. Ballet Flat Shoes
Jika Anda termasuk pribadi casual, simpel, dan lebih mengutamakan kenyamanan saat menggunakan sepatu, sepatu ballet flat bisa jadi pilihan pas untuk Anda. Sepatu ini cocok digunakan dengan jenis baju apapun.  
 
Jeans, celana kapri, dan baju casual lainnya sangat cocok dipadupadankan dengan sepatu ini.
Sepatu ini memang lebih banyak digunakan remaja perempuan, tetapi wanita eksekutif seperti Anda tetap dapat bergaya dengannya. Pilihlah ballet flat yang dihiasi dengan permata-permata cantik atau pita.





3. The French Heel
Banyak wanita menggunakannya, tapi tidak mengetahui namanya. 
Sepatu ini memiliki tinggi hak yang medium dan biasanya berbentuk lengkung dan kotak di bagian bawah haknya.  

Sepatu yang dikembangkan oleh King Louis XIV ini dapat digunakan untuk beraktivitas di kantor dan cocok digunakan dengan pakaian apapun.


4. The Kitten Heel



Sepatu ini memiliki bentuk yang hampir sama dengan sepatu french heel, namun sesuai dengan namanya, hak pada sepatu ini sangat kecil dan berbentuk seperti busur panah. Biasanya, sepatu ini memiliki tinggi kurang dari 3 cm.
 
Sepatu ini sangat cantik, feminim dan sebagai alternatif jika Anda bosan menggunakan sepatu ballet flat dan ingin menggunakan sepatu bertumit pendek. Anda dapat menggunakan pakaian apa saja dan memadupadankannya dengan jenis sepatu ini.






5. The Stiletto Heel



Stiletto adalah istilah yang digunakan untuk sepatu dengan hak yang sangat tipis. Sepatu yang sangat feminim ini membuat pemakainya terlihat ramping. Dengan mengenakan jenis sepatu ini, Anda akan terlihat elegan dan seksi.  Namun, untuk beberapa wanita, penggunaan stiletto yang terlalu sering akan mengakibatkan sakit pada bagian pinggang.





6. The Wedge Heel





Wedge dapat menjadi ‘teman’ sangat pas untuk diajak hang out karena haknya yang tebal dan rata dari bagian jari ke bagian tumit. Jalan dengan menggunakan wedge lebih mudah ketimbang menggunakan stiletto. Namun, wedge tetap memberi kesan ramping pada kaki dan tinggi yang sesuai tanpa terlihat aneh.
 
Anda dapat memadukannya dengan Bohemian style, pencil skirt, A-line skirt, celana dengan potongan yang lebar, jeans, skinny pants.





7. The Mary Jane 

Jenis sepatu ini dapat berupa flat ataupun berhak. Namun yang pasti, sepatu ini memiliki tali di bawah pergelangan kaki, dan ujung kaki bulat atau sedikit kotak. Sepatu jenis ini terlihat sangat kasual.

Menggunakannya dengan legging, skinny jeans, rok mini, akan membuat penampilan terlihat cantik. 

Namun, jangan menggunakannya dengan harem, celana kargo, dan celana berpotongan lurus dan lebar.



   


8. The Mule
Mule atau biasa kita sebut dengan selop sangat mudah digunakan karena hanya tertutup pada jari-jari kaki, tidak pada tumit. Bagian pada jari kaki bisa seluruhnya tertutup atau dapat berupa open toe atau peep hole shoe.

Sepatu jenis ini dapat disesuaikan pada situasi apapun. Anda dapat terlihat kasual dengan memakai selop yang tidak terlalu banyak detail, atau dengan bentuk desain seperti sneaker. 
 


Anda pun dapat memakainya pada pesta dengan memilih yang dihiasi batu-batu permata, atau warna glamor









9. The Pump


Tertutup di semua sisi kaki, dapat menggunakan tali pada pergelangan atau antara pergelangan dan jari, serta menggunakan hak, membuat istilah ini sering digunakan untuk segala jenis sepatu. Namun biasanya, pump dilengkapi dengan hak stiletto.



10. The Peep-Toe Shoe dan Open Toe 

Sepatu peep-toe memiliki lubang kecil berbentuk bulat yang akan memperlihatkan jari kaki, biasanya ibu jari atau jari tengah yang hanya akan terlihat.


Berbeda dari peep-toe, jenis open toe yang biasanya memiliki lubang lebih besar dan memperlihatkan keseluruhan jari kaki pemakai.

Untuk dapat memakai sepatu ini, pastikan jari-jari kaki Anda terawat dan bersih. Kaki yang ramping akan terlihat sangat indah dengan sepatu ini.
Sepatu ini cocok dipakai untuk pesta, jalan-jalan santai, atau ke kantor, tergantung pilihan detail dari sepatu yang dikenakan.


11. The Platform Shoe

Istilah platform bukanlah untuk jenis hak yang digunakan tetapi untuk bagian sol. Sepatu platform adalah sepatu dengan sol yang tebal di depan sepatu, biasanya dipadukan dengan hak wedge (hak tebal), atau stiletto. Jika dipadukan dengan hak wedge maka dapat disebut platform wedge.

 
Penggunaan sol yang tebal pada sepatu ini mempermudah pemakaiannya. Pemakai jadi tidak mudah capai, namun tetap menarik dan dapat tampak tampil lebih tinggi. 

Dengan menggunakan sepatu ini, Anda akan terlihat lebih ramping dan tentunya tinggi semampai. 

Sepatu ini cocok dipadukan dengan celana apapun kecuali celana kargo.



 12. Sandal
Membaca kata sandal pasti yang ada dipikiran kita adalah flip-flop atau sandal jepit. 
Sangat santai tapi nyaman digunakan pada saat berlibur atau jalan-jalan santai di  lingkungan rumah.
Sandal jepit memang sangat populer di kalangan masyarakat. Saking populernya, sandal ini dibuat berbagai desain cantik, sehingga yang tadinya hanya dapat digunakan di pantai, sekarang Anda dapat memakainya untuk kegiatan sehari-hari, bahkan tak sedikit artis Hollywood yang menjadikan sandal sebagai alas kaki favorit mereka.
 
Jenis sandal tidak hanya flip-flop, gladiator yang sempat ‘in’ di 2009 juga termasuk sandal yang sangat nyaman digunakan dan cocok untuk berjalan-jalan. Sandal-sandal ini dapat digunakan dengan skinny jeans, rok casual, dan gaun mini yang funky. Sebenarnya pemakaian sandal di acara formal atau pesta adalah ‘big NO NO’, karena Anda akan terlihat tidak menghormati pengundang dan undangan lainnya.


13. The Sling-Back 

Jenis sepatu ini perpaduan antara mole dan pump. Tertutup di bagian depan kaki, namun memiliki tali pengikat yang di bagian belakang kaki.

14. The T-Bar Shoe
 
Sepatu ini memiliki kemiripan dengan sepatu mary jane, namun tali pengikat yang berada di tengah-tengah pergelangan dan jari kaki berbentuk huruf T.





15. Boot

Siapa yang tidak tahu sepatu ini. Sempat populer beberapa tahun terakhir karena modelnya yang unik dan cocok untuk dipakai saat menghabiskan waktu bersama teman-teman. Sepatu boot setinggi lutut tidak hanya digunakan untuk menghangatkan badan dari cuaca dingin, tetapi juga dapat fashionable. Namun, anda akan menjadi fashion victim juka menggunakan boot tinggi disaat cuaca panas. Jadi pastikan penggunaan boot bukan hanya sebagai alat fashion tetapi juga sesuai dengan fungsi awalnya.

Bagi Anda yang tinggal di daerah tropis ankle boot menjadi salah satu pilihan tepat. Anda dapat memilih menswear style (seperti oxford) namun memiliki hak boot. 

Anda juga dapat memilih perpaduan antara sepatu gladiator dan boot untuk jalan-jalan di sore hari dan padukan dengan celana pendek.





16. Oxford Shoes


Jika anda sering melihat sepatu kerja para pria, berarti anda sering melihat jenis sepatu oxford. Sepatu jenis ini dikembangkan untuk dapat digunakan wanita. Oxford akan memberikan kesan maskulin pada wanita, namun tetap terlihat cantik. Perpaduan antara oxford dengan skinny jeans, legging, mid-lenght skirt (rok selutut), atau rok mini akan membuat penampilan berbeda, namun tetap menarik.






 









Entri Populer